Minggu, 13 Januari 2013

Renungan di tengah UAS



           
Tenyata kuliah itu gak sebebas yang ku pikirkan. Berbeda dengan masa-masa studi di hari kemarin. Kuliah... Kebebasan memang ada. Tapi kebebasan itu tidak nyata.
            Tidak masuk kuliah tidak ada yang menghiraukan. Tidak belajar juga terserah. Tidak aktif juga tidak apa-apa. Bebas sekali masa kuliah ini. Namun karena kebebasan itulah kebaban itu tidak nyata.
            Memang tidak masuk kuliah itu terserah saya, tapi konsekuensinya tidak dapat mengikuti UAS sementara saya ingin. Tidak belajar juga gapapa, tapi nilai kamu buruk. Tidak aktif juga terserah sih, tapi kita kan ada target SKP?
            Bebas namun penuh ancaman. Di sinilah seni dari kuliah. Kemandirian kita diuji. Bagaimana jika tidak ada campur tangan orang lain yang mengatur hidup kamu. Apakah akan terlena dan membebaskan diri atau memilih untuk menggantikan peran orang-orang yang dahulu selalu memperingatkan dan peduli terhadap kita. itu adalah pilihan. Dan pilihaku adalah yang kedua. Meskipun agak sedikit menyerempe yang pertama, hidup sebagai mahasiswa cukup memberiku pelajaran. Bagaimana menggerakkan hati sendiri untuk belajar dan selalu disiplin kuliah. Dan yang paling penting adalah mengatur pengeluaran. Dengan jumlah uang yang sudah dijatah, bagaimana cara kita bisa cukup dan ada sisa untuk bersenang-senang. Jika kita dapat memanage uang, meskipun jumlah uang bulanan tidak terlalu banyak, insyaalloh cukup. Dan. Jangan lupa menyisihkan uang untuk kebutuhan batinmu haha… entah itu shopping atau hiburan-hiburan lainnya. Masa-masa kuliah juga perlu dinikmati. Jangan sampai uang kita hanya berputar pada foto copy dan print saja. Seakan-akan hidup ini sengsara tiada pernah bahagia. (>,< ) . so, ayo hidup dengan baik!!!:D
           
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar