Tenyata kuliah itu gak sebebas yang ku
pikirkan. Berbeda dengan masa-masa studi di hari kemarin. Kuliah... Kebebasan memang
ada. Tapi kebebasan itu tidak nyata.
Tidak masuk kuliah tidak ada yang
menghiraukan. Tidak belajar juga terserah. Tidak aktif juga tidak apa-apa. Bebas
sekali masa kuliah ini. Namun karena kebebasan itulah kebaban itu tidak nyata.
Memang tidak masuk kuliah itu
terserah saya, tapi konsekuensinya tidak dapat mengikuti UAS sementara saya
ingin. Tidak belajar juga gapapa, tapi nilai kamu buruk. Tidak aktif juga
terserah sih, tapi kita kan ada target SKP?
Bebas namun penuh ancaman. Di sinilah
seni dari kuliah. Kemandirian kita diuji. Bagaimana jika tidak ada campur
tangan orang lain yang mengatur hidup kamu. Apakah akan terlena dan membebaskan
diri atau memilih untuk menggantikan peran orang-orang yang dahulu selalu
memperingatkan dan peduli terhadap kita. itu adalah pilihan. Dan pilihaku
adalah yang kedua. Meskipun agak sedikit menyerempe yang pertama, hidup sebagai
mahasiswa cukup memberiku pelajaran. Bagaimana menggerakkan hati sendiri untuk
belajar dan selalu disiplin kuliah. Dan yang paling penting adalah mengatur
pengeluaran. Dengan jumlah uang yang sudah dijatah, bagaimana cara kita bisa
cukup dan ada sisa untuk bersenang-senang. Jika kita dapat memanage uang,
meskipun jumlah uang bulanan tidak terlalu banyak, insyaalloh cukup. Dan. Jangan
lupa menyisihkan uang untuk kebutuhan batinmu haha… entah itu shopping atau
hiburan-hiburan lainnya. Masa-masa kuliah juga perlu dinikmati. Jangan sampai
uang kita hanya berputar pada foto copy dan print saja. Seakan-akan hidup ini
sengsara tiada pernah bahagia. (>,< ) . so, ayo hidup dengan baik!!!:D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar