Tampilkan postingan dengan label POem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POem. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Benar / salah

bukan benar atau salah
bukan baik atau buruk
tapi disetujui atau tidak
disukai atau tidak
nyaman atau tidak
menguntungkan atau tidak
tak peduli itu baik, jika tak disuka
maka,pandangan sebelah mata yang akan kau terima
seperti sudah menjalar diseluruh tubuh manusia
terbelenggu dalam kesalahan
tak ada niatan untuk melepaskan
pantaslah jika begini nasib kita
yang kecil dan yang besar 

sama-sama menutup mata pada hakikat kebenaran

Rabu, 31 Oktober 2012

Biarkan Aku Marah


Disaat ambisi tidak menjadi kenyataan
Dunia terasa runtuh
Emosi meluap tak terkira kadarnya
Semuanya normal-normal saja
Hanya perasaan ku yang tak normal
Hal kecil terasa besar
Sedikit saja ada kesalahan, langsung gunda hati dan perasaanku
Serasa dunia ini tak adil
Serasa penderitaan ini bertubi-tubi
Adakah yang mau mengerti keadaan ini?
Kenapa disaat aku meluapkan amarahku kalian semua menghidar
Adakah kalian mengerti? sebentaaar saja?
Biarkan aku marah,
Kepada siapa lagi aku marah jika tidak padamu
Orang yang kurasa tepat untuk berlari
Salahkah aku mejadikanmu pelarian?

Senin, 24 September 2012

Bodoh



Sudah mengerti ini tak akan mungkin
Tetap saja mengharap yang mustahil
Sudah pasti tak akan menjadi
Tetap saja berusha meraih
Alangkah bodoh
Peasaan ini sangat bodoh
Harusnya tinggalkan saja
Lupakan hingga tak ingat sedikitpun memori

Kacau balau otakku
Memikirkan keadaan yang Ternyata kenyataannya seperti ini
Memikirkan bahwa di penghujung takkan ada
Nama ku
Dalam lembaran kertas kebahagiaan…

Rabu, 04 Juli 2012

Ingin Ku Pegang Bintang


Bitang-bintang malam
Berkelap-kelip di angkasa raya
Cahaya… pantulan sinarmu
menyulut api dalam raga
Terkagum … terpanah oleh keindahanmu

Kupandang satu bintang disebelah sana
Alangkah indahnya
Tidakkah kau lihat aku
Pengagum rahasiamu
Ingin kugapai kau bintangku
Tapi tak pernah bisa

Datang lagi bintang yang lebih indah
Lagi-lagi ingin kugapai kau
Tapi tak bisa

Selalu ada banyak bintang di angkasa raya
Selalu ada keinginan dan rasa
Tapi kau benar bintang di angkasa raya
Tak bisa ku jangkau juga ku raba

Minggu, 10 Juni 2012

BEDA


                Ini dunia memang berbeda
                Nilai memang masih dilihat
                Namun norma tak terlalu berlaku
               
                Seperti orang buta saja
                Di sini ada sesuatu
                Berpaling lagi rupanya
                Terserah kau sajalah
                Aku belum mengerti sih…

                Seeprtinya kalian pintar sekali
                Kalau kalian pintar
                Aku ingin bodoh saja ah…
               
                Bodoh tentang itu sih tak apa
               

Senin, 28 Mei 2012

Akhir dari Pertemuan

Memutuskan untuk bertemu
Berarti telah sepakat untuk berpisah
Itulah kata semua orang

Pada kenyataannya...
Tak semua terasa mudah
Bagian hidupku hendak pergi...
Kebersamaanku... hampir tinggal kenangan

Aku pasti akan merindukan kalian
19 orang yang menemaniku menggapai masa depan

Lihat dia... dia yang selalu ceria.. dia yang terlihat murung
Kekanak-kanakan, dia yang tangguh, dia yang sensasional
Dia yang perhatian, dia yang tekun belajar...
Dia yang diam dalam keanggunan..
Lihatlah... lihatlah kita...
Begitu berwarna hidup ku dengan kalian
Canda... tawa... masalah... duka... emosi... semangat..
Kebersamaan..

Hampir tinggal kenangan...

Kawan... kasihku takkan hilang
Kawan... jangan kalian lupakan satupun dari kita
Jangan kalian ragu... melangkahlah...
Karena kita bersama untuk mengantarkan diri kita menuju masa depan

Ku yakin
Suatu saat nanti
Kita bertemu kembali...
Kembali...
Dalam keadaan yang berbeda...

Terima kasih kawan..
Bersamamu... ku gapai cita...
bersamamu... aku bahagia...


Rabu, 02 Mei 2012

PALSU!!!

Kacau... balau... hati ini.
Melihat sepasang mata palsu!!!
Serasa di intai tapi tak di intai
Duga.. prasangka...
Tak pasti...
Semu... palsu!!!
Jika ya berteriaklah iya
Jika tidak berteriaklah tidak
Jangann hanya berbisik iya
Secara estafet...
Menebar seribu prasangka... 
Kepalsuan.. kenyataan semu..
Benar kau manusia palsu..


Minggu, 01 April 2012

Haruskah Ku Hiraukan

Aku tak butuh komentar siapapun tentang diriku
Siapapun tak mampu mengerti
Siapapun tak  tau siapa
Kulit tak selalu menampakkan isi
Kulit buah bisa saja lebih keras
Bisa saja lebih lunak dari pada buah itu sendiri
Bukankah kamu semua mengetahui lebih dari itu
lebih paham akan hal itu dari pada aku
karena semua orang berakal

Diriku adalah aku
Diriku bukan kamu
Diriku bukan kalian
Diriku bukan pemain drama

Pantaskah seseorang yang tak tau apa-apa
Yang hanya bisa melihat
Yang hanya bisa mendengar
menghakimi seseorang sesuai dengan otak briliannya,
sesuai dengan matanya
sesuai dengan telinganya

sadarkah seseorang bahwa
tak akan ada seseorang yang mampu memahami orang lain
jika ia tak mampu melihat sesuatu sesuai dengan sudut pandang orang lain
menjadi diri orang lain
merasakan apa yang dirasa
menjalani hidup dengan caranya

pernahkah terpikir
di benak seseorang...

Haruskah ku hiraukan
seseorang...

Kamis, 29 Maret 2012

Ketika Shock Tiba-tiba Melanda...

Shock... tiba-tiba diriku merasa terguncang
Ketika kaki tak mampu berpijak kuat
Ketika tangan tak lagi memegang erat...
Saat itulah diriku terguncang...
Kudapati diriku terjatuh... terjatuh...
Alangkah terkejut diri ini 
Ketika kusadari tangan tak lagi memegang
Kaki tak lagi memijak, 
Pijakan kaki tergantikan oleh badan yang terjatuh.
Semua mata memandang..
Sedang diri ini berkerut malu...
Segera ku sembunyikan muka ini
Tak mampu menatap sekitar
Oh nasib...
Memalukan benar kau ini...


nb: (kejadian sebenarnya adalah : ketika sedang membawa makan malam di kantin berwadahkan nampan alumunium menuju meja makan. tiba-tiba ... sroott.. aku terpeleset.. nampan melayang... pranggg... kantin dalam keadaan ramai... mereka SEMUA melihat ke arahku.. dan aku bersembunyi dibalik meja, ... huft...huft...huft... malu bo'..!)

Minggu, 26 Februari 2012

Jarak

Aku disini dan kau disana.
terpisah.
meskipun sebenarnya kita tak pernah menyatu
namun... gerak-gerik masing-masing menunjukkan
aku dan kamu
satu

akankah kau menungguku.. 
menantiku.. 

disana...

sedang seorang lain inginkan kamu..

seperti inginku pada mu..