Kamis, 21 Mei 2015

Menghemat kuota internet Hp xiaomi

Pake hp android itu, gampang2 susah. Enaknya dia mayan canggih, tentu klo ditunjang dengan internet. Tp kadang nggak ke kontrol, tiba2 abis tuh kuota.

Klo pake hp xiaomi, gini nih cara menghemat.
1. Security
2. Data usage
3. Restric
4. Itu ada daftar aplikasi yg km instal, ada tulisan data dan wifi. Klo data di kasih tanda x otomatis dia nggk akan konek internet walaupun paket data dinyalain. Begitu pula wifi. Klo di centang, berarti terhubung.

Jadi bisa hemat kan, krna klo apkikasi di android kadang nganggur2 nyerap kuota, entah notifikasi, iklan, dll. Tau2 uda ludes aja kuotanya. Hehe... Jd nggk perlu repot2 matiin atau hidupin paket data klo pngen hemat.
Selain itu, aplikasi yg penting, kyk line, tetap bisa kita akses 24 jm.

Sekedar berbagi

Rabu, 20 Mei 2015

Mencari colokan di perpus

Yah, jd hr ini adalah hari yg padat sebenarnya. Kuliah pagi sampe magrib. Tp berhubung kuliah bnyk yg nggk ada, jadi nganggur deh, hehehe
Ceritanya lg di perpus, tp jm2 siang gini rame bnget, susah deh cari colokan, secara listrik itu udah seperti nyawa sendiri.
Uda muter2 tetep aja nggk nemu, ada yg tmptnya nggk pas, ujung2 nya ke lt 1 flash lounge, sendiri, krik2...
Eh kmudian teman2 datang, nggk disangka berkumpul dan mulailah ada debat kusir yg tak ada ujung. lucu juga hr ini. Tp nggk dgn tulisan ini.
Flash lounge, akhirnya mnjdi tmpt persinggahan terakhir hr ini

Jumat, 15 Mei 2015

Hati2 dengan Teman mu

Aku memiliki seorang teman, sangat menyenangkan, menghibur, cantik, dan supel. Entah kapan aku mulai dekat dengan dia, kami sering bersama hingga smt.5

Skrng smt.6, aku sudah jarang bertemu dia. Mungkin karena matakuliah sedikit berbeda. Atau bisa dibilang sedikit sengaja.

Awalnya kami tidak berdua, tapi banyak, sekitar lima orang. Tp krna ada beberapa masala, kami jadi terpisah. Aku bersama dia, satu orang masih tertinggal, dan satu lagi bermasalah dengan dia, sementara satunya ikut dengan rivalnya dia. Kami semua berhubungan baik, kecuali dia dan rivalnya dia.

Lama2 aku jd ikut menghindar. Krna dia terlalu banyak bercerita buruk tentang rivalnya beserta keluarganya. Awalnya aku percaya. Tapi kebenaran yg ku dapat ternyata beragam. Hingga aku simpulkan bahwa ia sangat mampu untuk memanipulasi, karena kebenciannya. Karena rivalnya memiliki apa yg tidak ia miliki mungkin. Aku sangat menyayangkan, karrna kami semua dulunya sangat dekat. Bagaimana mungkin ia setega itu mencemarkan nama baik temannya sendiri pada orang2, walaupun mereka dlm permusuhan. Tapi apakah sedangkal itu? Knp aku tidak menemukan sikap yg sama pd temanku satunya.

Dari situ aku mulai berfikir. Aku mengosongkan pendapat pribadiku tentang mereka berdua. Mana kira2 yg memiliki lbh banyak kebenaran. Hasilnya aku mendapat lbh banyak kebenaran dari rival temanku ini. Sementara temanku memiliki kebenaran yang sangat semu. Rupanya ia sangat pandai membingkai. Aku tidak bisa membayangkan, mereka dahulu sangat dekat, aku bukan siapa2 dilihat dr kedekatan mereka. Teman ku itu jg sering diberi sesuatu oleh rivalnya dulu, menginap, dan hal2 yg sangat akrab. Tapi rivalnya berujung seperti ini. Perlakuan, dan perbincangan yg selalu mrmberi nilai negatif pd rival nya. Padahal tidak ada perlakuan serupa pada dia.

Waw, jika mereka yg akrab saja memungkinkan terjadi penghianatan terus menerus, bisa jd akan terjadi pd ku. Aku rasa teman yg sering membicarakan aib orang lain pd kita harus diwaspadai. Krna jika kita tidak ada, bisa jd kita yg akan mnjadi bahan obrolannya dia. Aku rasa aku sudah mengalaminya, hanya saja aku tidak tahu. Semoga saja tidak sampai pd telingaku. Agar aku tidak membenci dia.

Yg harus aku lakukan adalah waspada. Krna teman dekat bisa menjadi musuh yg melumpuhkan. Kenali baik2 siapa yg dekat denganmu. Karena mereka bisa mnjadi aset berharga atau justru racun bagi mu.

Kamis, 14 Mei 2015

Gathering IAIC Jatim Intim 14 Mey

Iaic adalah kepanjangan dari ikatan alumni insan cendekia. Sebuah sekolah yg didirikan Bj Habibie. Iaic jatim intim berarti kita berada di wilayah jawa timur dan indonesia timur paska lulus Man (sma). Ada yang masih kuliah, sudah bekerja, atau yg berdomisili di sini.

Wilayah kami, bisa dibilang nggk terlalu diminati. Kebanyakan mereka melanjutkan ke Ugm dan Itb, atau jakarta2 gitu. Otomatis jumlah kami relatif sedikit. Angkatan ku saja hanya 5 orang di surabaya, 3 orang di malang, 1 orang di tuban, dan 1 orang di bali, klo di Ugm atau jawa tengah, mungkin lbh dr 30 kali ya..

Tapi jumlah yg sedikit ini justru mempererat kekeluargaan kami. Iaic jatim sering nya kumpul campur2 angkatan, dr yang muda hingga yg lupa tahun lulusnya. Seperti kakak dan adik, walaupun kota ini panas, tapi selalu menarik untuk membuat kami bersaudara

Acara yg baru saja kami selenggarakan yaitu membahas proker tahun ini. Ada buka puasa bersama dan makrab. Walau terlihat sepele, ternyata susah juga merealisasikan acara itu, kendalanya adalah keberagaman kami. Terpisah jurusan, fakultas, universitas, kota, profesi dll. Semoga saja niat mengaburkan hambatan2 itu, sehingga km bisa continue to the next agenda

See u in Ramadan 

On may

Ngga kerasa ya ternyata uda semester 6. Sedang merajut proposal, masyaalloh banget. Pertanyaannku masa maba dulu terjawab sudah. Dulu aku pernah bingung

"Kenapa mas dan mbak skripsi itu lebay banged ampe stress pusing nulis status alay, nggak karuan deh. Spt sebuah disaster gitu si skripsi tu." "Ada juga meme tentang skripsi".

Ampe smt 5 jg blom paham, ada beberapa matakuliah juga yg ujiannya bikin proposal penelitian, emmn... Selesai2 jg ternyata

Klo sekarang aku beneran proposal, yah absurd gitu sih, ada sensasi nya ternyata, geregggggetaaannnn... Kadang dosen itu beda2 pemahamannya. Terus kita ikut siapa?
Pjmk menyuruh revisi, ketika sudah di setujui, dibagilah mahasiswa kepada dosen yg akan membimbing. Nah ini nih, beda lagi komentarnya.. . masyaalloh banget
Terus kita kudu nurut apa kekeh? Nanti klo pas sidang pembelaan kita apa klo nurut sm dosen? " kata bu ini, yg benar seperti ini mas"
Terus mas Pjmk pernah bilang di kelas, klo jawaban seperti itu murahan. Buktikan dengan literatur, itu yg bner katanya.
Wah wah... Repot juga ya jd mahasiswa skripsi atau proposal, ternyata bukan karena susah nya aja, tapi juga sisi subjektif dari keobjektivan dosen juga mempengaruhi. Hahaha

Klo tanya sama 10 dosen bisa2 beda semua pendapatnya, 7 tahun nggak kelar2 klo gitu mah

Yang semangat aja dah pokoknya, pantang menyerah,

Kamis, 07 Mei 2015

Kucing yang tidak bisa merawat anak

Sekedar cerita mengenai kucing ku

Aku memiliki dua kucing, mereka kakak beradik dan dilahirkan dengan jarak lumayan. Dua2 nya adl anak tunggal. Kucing pertama perempuan bernama titi, dan yang ke dua tata (cowok tp dulunya dikira cewek karena kelaminnya belum sempurna).

Suatu saat titi di usia yang belum terlalu dewasa ternyata hamil. Tapi tingkahnya masih seperti kucing remaja yang lincah dan suka main2. Hingga tiba waktu dmn titi melahirkan. Ada tiga ekor bayi kucing keciiil di kardus. Tp entah knp bayi kucing itu kecil sekali. Dua hari berikutnya tiga bayi kucing ku mati semua.

Aku rasa aku tau penyebabnya. Kucing ku titi, tak pandai merawat anaknya. Bahkan ketika diberi makan ia memungut nya dan makan di atas tubuh bayi nya, seolah sebagai piring.

Yang kedua, orang tuaku bilang titi keguguran, karena titi mengelurkan sesuatu yg aneh, seperti posisi pup. Mungkin karena titi tidak bisa menjaga tingkahnya.

Yang ketiga, titi berhasil melahirkan dua bayi kucing. Lucu sekali. Tapi sayang, salah satu bayinya serakah tidak memperbolehkan saudaranya menyusu. Akhirnya bayi itu semakin kecil dan menyusut hingga bulunya rontok. Titi sangat enjoy seperti tidak ada apa2. Tidak melakukan apa2 pada anaknya. Sedangkan anak satunya, putih semakin sehat

Bayi titi yang malang akhirnya berakhir tragis dimakan oleh om nya, yaitu tata. Mungkin bayi kucing itu dikiranya tikus. Tata mengetahui itu ponakannya secara terlambat. Mendengarnya membuatku ngilu. Tak bisa dipercaya, tata sangat murung dan tidak mau makan selama seminggu. Sebagai manusia rasanya aku ikut sedih,
Titi sangat protektif pd putih. Jika ingin keluyuran langsung di bawa pada sarangnya. Jika dipegang orang langsung marah dan dimandikan. Sangat menjaga kebersihan anaknya. Putih tidak boleh menginjak tanah. Rasanya sulit memikirkan bahwa mereka kucing. Tapi ada yg menyesakkan dada. Titi tidak menyusui anaknya, dan anaknya tidak tahu cara makan dan minum. Kondisi ini memburuk. Putih semakin kurus, bahkan seperti tak punya daya, ia berjalan spt kucing lumpuh. Gemetaran badannya. Tak sedikitpun makanan dilahapnya. Hingga pada  akhirnya putih menyusul saudaranya. Putih mati atas kegagalan ibunya.

Kini kucing ku tetap dua, titi dan tata

Sabtu, 02 Mei 2015

Ketika sakit

Sehat adalah nikmat yang sering terlupa
Diingat hanya ketika sakit
Sedang ketika sehat, seolah tak ada apa2 yg terjadi
Secuil luka mampu mempengaruhi tubuh bekerja, bahkan perasaan dan semangat
Sangat merepotkan jika ada tugas uts ketika sakit, mau tak mau harus membuat pilihan. Nilai atau istirahat
Bukankan dunia terasa tak adil? Bukankah sistem membuat manusia spt mesin? Atau siapalah yg bisa disalahkan..
Padahal ketika sehat ini ada, serangkaian hal tak bergunalah yang ditekuni, sementara tanggung jawab.. Hanya dilambai kata nanti

Sakit apa yang paling ringan? Nyatanya hampir tak ada, karna seringan apapun pasti membuat penderita terganggu
Ada yg bilang mending sakit hati dr pd sakit gigi. Tapi nyatanya semua sakit itu tak ada yg enak, jika bnar lebih ringan sakit hati, atau sakit perut misalnya, kira2 maukah kita disembuhkan dari penyakit tp ditukar dengan penyakit lain?

Sering sakit tak membuat terbiasa.
Berbeda dengan cuaca, bisa jd krna baru pindah dr panas ke dingin tiba2 bersin setiap pagi
Tp lama kelamaan pasti terbiasa dan kebal
Bgmn dgn wanita datang bulan? Bukankanh bertahun2 setiap bulan rutin sakit, tp nyatanya sakit itu masih dengan rasa yang sama
Masih dengan keluhan yang sama