Selasa, 18 Maret 2014

Tumpuk Jabatan

hari ini adalah hari yang menyebalkan buatku. something wrong dengan tugas organisasi. disisi lain aku harus membereskannya, tapi disisi lain aku harus mengerjakan tugas dan kuliah beberapa puluh menit lagi. so, aku minta bantuan dengan yang punya gawe, ternyata gak bisa, dia ada urusan lain (organisasi lain).

dari sini aku mulai muak, why? ini urgent, kok bisa2nya bilang gak bisa... kalo kita bicara sibuk, semua orang sama, entah yang organisasinya cuma satu, entah sepuluh ataupun gak ada sama sekali. semua sibuk. urusan sama-sama penting. tergantung bagaimana manajemen waktu atas pilihan yang diambil.

teringat wawancara Habibie hari ini di Mata Najwa Metro TV. beliau mengatakan bahwa seharusnya para mentri atau presiden dan siapapun, tidak lagi terikat dengan partainya. bukan lagi partai yang di urus. tapi rakyat. bukan golongan.

dari situ sudah jelas, tumpuk jabatan membuat anda tidak fokus (tergantung orangnya sih, katanya). and this is the case. yang punya gawe rangkap jabatan. entah berapa. yang jelas dia selau pulang malam gara-gara rapat. sibuk sekali. seperti orang penting nomor satu. dan saya merasa terlantar. bukan hanya saya, tapi oraganisasi ini terlantar, hanya saja sfatnya terselubung. jika dibandingkan dengan organisasinya yang lain, organisasi yang ku ikuti adalah yang paling awal dia ikuti dari pada organisasinya yang lain. lantas? berarti ada waktu untuk menolak dan berfikir dong dengan tawaran? YA. emang ada. tapi si orang nomor satu ini galau yang berujung pada penerimaan jabatan lain, yang sepertinya memang lebih interest ke situ. terus kenapa dulu tawaran ini juga diterima? aku gak tau apa yang dipiikirkannya. apakah jabatan itu mewah? terkenal? SKP? oh No... jabatan itu tanggung jawab. menjadi leader itu gak gampang. aku tau kalo kamu punya kemampuan. tapi kenapa gak respect? kenapa mengeluh setelah terpilih? mengapa frustsi setelah semuanya siap di manage? oh men, anak SD juga bisa kalo kayak gitu.

entah apa yang kamu cari aku nggk tau. yang jelas aku merasa terlantar dan kamu tidak profesional. you are too arrogant ( i thing).




Tidak ada komentar:

Posting Komentar