Senin, 20 Oktober 2014

Ekonomi Politik (catatan Kuliah)




ini dosennya gak bawa PPT jadi jelasinnya ngawang2, so nyatet nya juga ngawang ahaha... -,-
terus udah gitu klo tak browsing di internet kok rada beda2 gitu ya,.. gapapa lah anggap saja ini catatan kuliahku saja hihihi..
minggu 3.

Barry Clark
membedakan ekonomi politik dari aspek (aktor, goals, institusional arena)
Indicator
Ekonomi
Politik
Actor
Individu
Komunitas
Goals
Growth (pertumbuhan)
Justice (keadilan)
Institusional arena
Market (pasar)
Government

Ø  Ekonomi    : upaya2 individu untuk menggapai pertumbuhan ekonomi lewat mekanisme pasar
Ø  Politik        : upaya komunitas untuk mencapai keadilan melalui pemerintahan
Ø  Efektifitas, efisiensi, & responsif untuk mewujudkan justice
Ø  Ekonomi sangat berpengaruh terhadap politik, ex : konglomerat (salim group, lippo, sinar mas) sangat mempengaruhi arah politik indonesia. misalnya presiden terpilih 2014 adalah agenda dari pemegang ekonomi tersebut.

Frank Stilwell
Mendeskripsikan ekonomi politik dengan serangkaian pertanyaan. Jawaban dari pertanyaan itulah subjek dari ekonomi politik.
Ø  Apa yang sebenarnya terjadi?
Ø  Mengapa hal ini terjadi?
Ø  Siapa yang sedang diuntungkan / dirugikan?
Ø  Apakah itu dianggap masalah?
Ø  Bagaimana cara mengatasinya?
Ø  Siapa yang harus mengatasinya?
Memahami ekonomi Politik dari 2 perspektif:
The political theory of economic : menggunakan teori2 politik untuk menyelesaikan problem ekonomi. Ex : BLSM
The economic theory of politics : kebalikannya
Derrick Gondwe
Memahami ekonomi politik dengan membandingkannya dengan ekonomi neo klasik
Ekonomi
Politik
Falsafah positivism
Anti positivism
Metode scientific
Metode interpretative
Hindari normative
Preskripsi normative
Netralitas nilai
Tidak bebas nilai
Martin Staniland
Political economic :
Ø  Harus dipahami secara jamak, tidak harus ada label “political economic”, tapi ketika mengaitkan bidang ekonomi dan politik.
Ø  Dialektika intelektual perspektif ekonomi politik sejak era pencerahan : liberalism ortodoks, kritik sosial terhadap liberalism, ekonomisme, politisme
Ø  Perbedaan focus
o   Liberalism ortodoks : focus pada preferensi dan kepentingan individu. Preferensi dan kepentingan masyarakat merupakan akumulasi preferensi dan kepentingan individu
o   Kritik sosial liberalism : focus pada preferensi dan kepentingan masyarakat. Preferensi dan kepentingan individu direduksi dari preferensi dan kepentingan masyarakat.
Philippe schmitter
Ekonomisme :
Asumsi : proses politik adalah hasil interaksi antar kekuatan sosial dalam masyarakat.
Kekuatan sosial : Marxist (kelas), pluralist (parpol, klp. Kepentingan, klp. Penekan)
Negara/ pemerintah : dilabelkan sebagai “political market place” yaitu arena (tempat) berlangsungnya interaksi antara kekuatan sosial. Kekuatan sosial yang menang akan menguasai Negara/pemerintahan.
Politisisme :
Asumsi : Negara/pemerintahan adalah subjek bukan arena. Punya kepentingan sendiri
Jika kepentingan pemerintah sejajar dengan kepentingan masyarakat = gpp
Jika berbeda = masalah. Pemerintah akan memaksakan kpd masyarakat
Demokrasi membuat masyarakat memaksa Negara jika civil society nya kuat
Negara menekan dengan cara : koersi, hegemoni, organisasi korporatis

Ekonomi klasik (abad 18-19)
Actor à individu         tujuan à pemuasan individu itu sendiri
Karl Marx àdimensi perubahan sosial dan bagaimana kehidupan berlangsung adalah konsekuensi dari pencapaian individu
Adam smith à dorongan untuk melakukan sesuatu adalah mencari keuntungan bagi diri sendiri, bukan karena otoritas politik yang ada. Invisible hand : pasar mencapai titik keseimbangan sendiri, tidak ada sesuatu yang di luar scenario pasar
Stuart (2 asumsi) : 1. perubahan adalah proses yang wajar terjadi & tidak ditentukan oleh Negara. 2. Peran Negara penting untuk memandu masyarakat menghadapi perubahan itu
David richardo à pasar pada dasarnya mengatur dirinya sendiri, dan individu harus mampu berperan sebagai penjual & pembeli untuk menjamin uang tetap berada di pasar
JB say à sesungguhnya kegagalan pasar secara menyeluruh tidak mungkin. Karena terjadi secara sepotong2 (particular) tidak menyeluruh.
4 Prinsip Eko.Pol Klasik
Ø  Ekonomi pada dasarnya dapat dipisah dari politik
Ø  Ekonomi lebih mendominasi politik, hukum2 ekonomi yang menentukan tingkah actor politik dalam membuat keputusan
Ø  Pasar mengatur dirinya sendiri
Ø  Pembagian kerja yang mentukan .. (gak nututi dosen ngomong apa -_-)
Raul Prebish à pada dasarnya ada pembagian kerja internasional antara Negara maju dan berkembang (ada spesialisasi penjualan produk)
Ex : Negara maju jual produk ½ jadi- Jadi. Negara berkembang jual barang mentah
Ø  Akan ada ketimpangan karena ada perbedaan nilai
Ø  Barang primer stabil karena sesuai kebutuhan.
Ø  Produk olahan meningkat seiring kesejahteraan.
Ø  Kesejahteraan Negara maju : permintaan produk primer stabil (surplus di Negara maju)
Ø  Kesejahteraan Negara berkembang : kenaikan permintahan barang olahan (surplus di Negara maju) sehingga Negara maju semakin maju, Negara berkembang STUCK.